Langkah-langkah yang Harus Dilakukan Agar Tetap Tenang Saat Situasi Menegang di Tempat Kerja

https://stefanik.house.gov/sites/stefanik.house.gov/files/styles/congress_featured_image/public/featured_image/office_location/Office-Door-1Small.jpg?itok=ChMFh_yB
Pernahkah kamu mengalami atau berada dalam situasi dimana kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan? Biasanya situasi tersebut belum pernah kamu alami sebelumnya, sehingga kamu benar-benar clueless dan nggak tahu kira-kira harus mengambil langkah seperti apa. Sampai-sampai kamu merasa panik dan tidak tahan, lalu kamu melakukan hal yang seharusnya tidak kamu lakukan. Bisa jadi kamu salah ngomong, marah, atau malah menangis di tempat karena kamu benar-benar merasa tertekan.

Nampaknya tidak profesional, ya? Ya, mungkin. Namun aku bisa memahami dan memaklumi kalau itu benar-benar kamu alami pertama kalinya. Tenang, kamu nggak sendirian, kok. Aku juga pernah mengalaminya.

Beberapa waktu yang lalu, aku menghadapi situasi yang bener-bener belum pernah aku alami sama sekali. Saat itu aku bergabung dalam sebuah event dan menjadi salah satu crew panitia di event tersebut. Pada saat itu, aku dihadapkan dengan situasi dimana aku harus mengatur kenyamanan dan ketertiban ribuan orang dalam satu tempat. Partnerku pun hanya satu orang. Awalanya aku nggak berpikir bahwa akan ada kejadian-kejadian tak terduga yang ternyata terjadi saat event tersebut berlangsung. Kejadian-kejadian tak terduga tersebut datang dari berbagai arah dalam satu waktu.

Apa reaksiku setelah beberapa saat mencoba bertahan?

Aku nangis dan marah. Tidak di tempat kejadian sih, tapi di sisi lain lokasi event tersebut.

Terus terang, saat aku panik dan tidak tahu apa yang aku lakukan, aku jadi cenderung over-thinking. Aku takut akan ada banyak hal negatif yang nantinya akan aku alami saat aku tidak tahu harus berbuat apa. Apalagi dalam situasi kerja, dimana kita dituntut untuk profesional dalam bertindak dan mengambil keputusan. Maka dari itu, beberapa langkah persiapan harus kita lakukan agar tetap tenang walaupun kondisi semakin menegang. Apa saja langkah-langkah persiapan tersebut?
  1. Tanyakan secara detail kejadian-kejadian tak terduga yang pernah dialami orang yang sekiranya pernah berada di posisi kita nanti. Dari cerita mereka, setidaknya kita tahu gambaran mengenai apa saja yang harus kita lakukan apabila kita menghadapi situasi serupa
  2. Saat kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan (karena memang tidak sempat tanya-tanya dulu), cari dan minta tolonglah orang yang ada di sekitarmu untuk membantu agar kamu tidak terlalu panik karena kerepotan menangani masalah tak terduga tersebut sendirian.
  3. Saat situasi benar-benar serasa tidak mampu kamu kendalikan ada baiknya kamu ijin dan menjauh saja dulu kalau masih memungkinkan. Kendalikan emosimu sebaik mungkin untuk menjauh mencari tempat tenang terlebih dahulu agar kepalamu bisa sedikit dingin. Pada saat itu juga, carilah solusi yang sekiranya baik untuk semua pihak.
  4. Saat kamu benar-benar tidak bisa mengendalikan situasi tak terduga tersebut saat usahamu sudah maksimal, tinggalkan. Bukan menyerah, ya. Tapi pasti kamu tahu kapan saatnya kamu benar-benar merasa tidak sanggup dan sepertinya usaha apapun yang kamu lakukan hasilnya hanyalah sia-sia. Jadi, menjauh saja dulu dan minta orang lain yang sekiranya mampu “berkeputusan” mengendalikan situasi tersebut untukmu.
  5. Apabila kejadian tersebut ternyata masih berlanjut di lain hari dengan pihak yang sama, siapkan argumen terbaikmu dan pernyataan paling diplomatis mengenai situasi tak terduga tersebut. Sabar memang tidak ada batasnya. Namun saat kita benar-benar merasa usaha kita yang paling maksimal tidak dihargai padahal ada prioritas lain yang sekiranya masih lebih baik untuk diusahakan, buat apa terus-terusan berada dalam tekanan tanpa ujung?
Profesionalisme adalah sesuatu yang subjektif. Orang lain bisa saja menganggap kita tidak profesional karena tidak bisa menuruti semua keinginanannya, apalagi yang menurut kita tidak rasional dan justru melanggar. Tapi selama yang kita lakukan mematuhi SOP dan sesuai dengan norma profesionalisme yang telah ditetapkan di tempat kerja, kita tidak perlu merasa takut dengan keputusan yang kita ambil. Tetap tenang dan selesaikan dengan kepala dingin walau hati rasanya panas membara. HAHAHA.

Good luck, everyone. See you on the next post!

No comments:

Silahkan tinggalkan kritik dan saran yang membangun. Boleh meninggalkan link blog, tapi mohon untuk tidak mencantumkan link hidup, ya! Terima kasih ;)

Powered by Blogger.