Catching Up with This Year Targets


2016 passed so fast. Rasanya baru kemarin pulang makan sate setelah insiden ban bocor dan macetnya malam tahun baru. Banyak hal yang belum aku penuhi tahun ini dan rasanya satu bulan ini harus ngejar semua ketertinggalan. Setelah lulus SMA, setiap tahun selalu penuh kejutan. Rasanya memang masa-masa setelah masuk kuliah itu adalah masa yang mulai aku kreasikan untuk diriku sendiri. Aku mulai merasa menjadi diriku sendiri saat duduk di bangku perkuliahan.

Sampai akhirnya tahun 2014, tahun yang aku jadikan patokan untuk memulai kehidupan baru yang lebih spesial dari sekedar berkutat dengan hal-hal berbau perkuliahan. Ternyata di tahun itu, semua hal mulai nggak berjalan sesuai dengan apa yang aku rencanakan sebelumnya. I fell apart. In this case, it's about the academic things.

Mulai dari tahun 2014, aku menjalani sesuatu yang di luar dugaanku. Aku nggak pernah berencana untuk gonta-ganti judul skripsi dan mengalami jatuh-bangun dalam pengerjaan skripsi. Aku nggak pernah berencana untuk bekerja sambil berusaha menyelesaikan skripsiku. Aku nggak pernah berencana untuk jatuh cinta sama cowok yang 3 tahun lebih muda dari aku dan pacaran sama dia.

Semua hal nggak terduga, mulai yang menurutku meh banget sampe wow banget mulai aku rasakan sejak tahun 2014. Titik balik kehidupanku ada di tahun itu. Sampai sekarang, aku mengalami struggle yang sama sekali nggak aku duga bakal aku rasakan dalam hidupku.

It's already 3 years after the new year of 2014.

Aku merasa belum melakukan apapun yang signifikan 3 tahun belakangan. Ada beberapa penurunan yang aku rasakan dalam diriku, tapi banyak juga peningkatan yang terjadi beberapa tahun ini. Saat aku lihat lagi ke belakang, damn, did I really do those things?

I'm not saying that I'm impressed on some things that I've done or I've got. I just can't believe that everything's so much different right now.

Banyak hal yang belum aku lakukan dan aku coba. Banyak target yang belum aku penuhi. To be honest, I'm stressed out by all those targets. Like... I don't know where to start and I end up with nothing get done at the end of the day. Akhirnya aku memutuskan untuk rileks sebentar. Aku masih harus banyak belajar tentang skala prioritas dan manajemen waktu. Sangat sulit untuk fokus saat aku ingin semuanya selesai dalam satu waktu.

I have to remain calm and focus.

Anyway, good luck catching up with your targets too, everyone! Semoga di akhir tahun ini, kita bisa merasakan kepuasan yang lebih dominan daripada penyesalan. Let's do our best!

10 Comments

fanny_dcatqueen said…
Tahun ini target travelingku banyak ga kecapai :(. Krn aku hobi traveling, tiap tahun resolusi thn baru ya selalu bikin list negara2 yg mau dikunjungi selama thn itu mbak. Dan thn ini bnr2 kegagalan :(. Makanya mau aku kejar di thn 2017. Ini gara2 thn ini lahiran yg bikin aku susah utk traveling.. Tp 2017 harus bisaa :D
yukinahawmie said…
D-mn, pacar kakak tiga tahun lebih muda? That is awesome /dasar kamu yun/

Sama, sih. Siapa cobak yang ngga ngerasa tahun-tahun yang dilalui kok 'gitu banget'. Setelah resmi bakal ganti judul skripsi dan dosbing sekalian, aku ngerasa kalo tahun 2016 ini benar-benar hidupku gak terarah banget deh. Akhirnya aku bikin 50 in 500 (50 hal yg kudu dilakuin dalam 500 hari) buat ngatur hidup lagi. Semoga aja abis ini bisa lebih teratur ><
Banyak yang belum tercapai. Pingin dolan2 :D
Salam kenal :)
Ms Mushroom said…
Tahun ini pencapaianku juga gak banyak, huhuhu, merasa stagnan di situ2 aja, semoga makin semangat untuk ngejar sesuatu setelah ini :)
Hanifa said…
Nggak apa-apa Mbaaaak tahun ini belum travelling dulu buat ngurus buah hati. Resolusi punya anak udah dapet tuh :D Besok tinggal dikejar resolusi travellingnya :D
Hanifa said…
Iya pacarku seangkatan sama kamu Yun :p

Cuss Yun dikejar tuh 50 in 500-nya. Aku tahun depan bikin 30 in 300 ah. Kalau 500, lebih dari setahun soalnya xD
Hanifa said…
Semoga segera tercapai ya Mbak. Salam kenal juga ;)
Hanifa said…
Hiks.. sama Mbak... Semoga tahun depan lebih banyak yang tercapai ya Mbak :'3
Karena tahun kemarin aku nggak bikin goals yang macem-macem, jadinya tahun ini berasa slow slow banget. PR nih, sebelum akhir tahun kudu merencanain goals. Bukan nyari perkara biar stress dikejar target sih, tapi emang goals penting banget buat menuntun daily routine kita selama setahun.

Good luck buat kamu ya. Semoga rasa ‘insecure’nya bisa lekas hilang. Bisa bahagia tiap hari di tahun 2017 kelak. *btw apa rasanya pacaran sama berondong? Hihi


www.inokari.com
Hanifa said…
Betul Mbak. Planner kita bikin buat keep in track. Semoga setelah ini kita sama-sama lebih konsisten dalam rangka mencapai target yaaa :D

Makasih banyak Mbak buat semangatnya :') Pacaran sama brondong sama aja kayak sama cowok yang bukan brondong kok buahahahaha xD