7 Hal yang Saya Pelajari dari Beauty Blogger

March 09, 2018
Lebih dari setahun serius ngeblog, saya masih belum nemuin niche yang fit untuk blog "A Girl Thoughts" ini. Sempat mau re-branding dengan ganti nama domain, kok ya resikonya cukup gedhe. Bisa-bisa pageview turun drastis. Saya terpaksa tetep pake domain yang cukup sulit untuk dilafalkan secara verbal.

Balik lagi ke masalah niche. Dari sekian banyak niche atau topik spesifik yang ada, saya tertarik untuk bahas beauty. Saya memang belum terlalu banyak bahas beauty. Baru beberapa postingan aja yang bisa dibilang beauty related di blog saya. Walau begitu, saya masih punya ketertarikan yang kuat dengan topik ini. Bukan cuma tentang produknya aja, tapi juga tentang tren dan berbagai sosok beauty guru.


Dalam proses membahas berbagai printilan seputar beauty, ada banyak hal pula yang saya pelajari dari temen-temen yang udah terlebih dulu berkecimpung di dalamnya. Temen-temen beauty blogger inilah yang pada akhirnya meyakinkan saya bahwa ngeblog seputar beauty adalah proses yang worth to try. Di sini, saya bakal ngejembrengin 7 hal yang saya pelajari dari para beauty blogger. Apa aja?


1. Pengen nulis beauty blog? Tulis dari apa yang kamu punya!

Banyak yang bilang kalau nulis seputar beauty itu butuh modal. Bener sih, KALAU kamu mau review seputar beauty product. Proses review berawal dari nyoba, lalu menjelaskan before-after pemakaian produk tersebut. 

Tapi, bukan berarti kamu harus mulai dari produk yang super mahal. Nggak perlu. Cukup apa yang udah kamu pakai sehari-hari aja. Tulis dengan detail tentang produk tersebut, lalu dipoles dengan SEO. Pembaca bisa jadi masuk ke blogmu karena nyari produk yang udah biasa kamu pake itu.

2. Beauty blog nggak cuma review produk aja

Seperti yang udah aku jelaskan di paragraf pembuka, blog yang bahas beauty nggak melulu ngomongin beauty product  aja. Ada banyak topik bertema beauty yang bisa kamu bahas. Contohnya, the latest beauty trend, beauty wish-list yang udah kamu pengen sejak jaman baheulak, atau mungkin  tips kecantikan yang bisa berguna banget buat pembacamu. 

Jadi, nggak perlu ngerasa pressured buat nyiapin dana segini-segitu buat beli produk yang dirasa belum bisa kamu beli atau emang kamu belum perlu hanya untuk keperluan konten. Balik lagi ke poin pertama, bahas aja yang kamu punya atau tulis topik lain yang masih beauty related.


3. Nggak perlu takut nunjukin bare face

Tertanam stigma di kalangan netijen yang katanya gemar bahas beauty, bahwa wajah kita harus flawless sekalinya kita bahas beauty. Yakalik seus muka harus senantiasa mulus kek pantat bayi. Kalau emang misalnya kamu berniat untuk bikin makeup tutorial, nggak perlu takut untuk nunjukin wajahmu yang  mungkin nggak sempurna. No one's perfect, so it will be fine, sister. 

Image result for you will be fine gif

4. Full makeup bukan tanda insecurity

Kalau udah berani nunjukin bare face, menggunakan full makeup nggak bisa diartikan secara mentah sebagai tanda bahwa seseorang merasa insecure dengan apa yang dia punya. Makeup sering disalahartikan HANYA sebagai alat untuk menutupi kekurangan. Ah, masak iya sih...

Padahal dengan menggunakan makeup, seseorang bisa merasa lebih percaya diri. Dengan rasa PD ini, kita jadi lebih luwes dalam bersosialisasi. It brings us comfort to do what we love out there. Jadi jangan lantas menganggap seseorang fake atau insecure hanya karena dia pake full makeup, yaaa.

5. Nggak ada salahnya untuk nyobain tren terbaru

Beauty is a form of creation. Menurut saya, beauty nggak bisa dibatasi hanya dengan alis on fleek, atau bibir yang merah merona aja. Ada banyak tren yang bisa kita coba dan nggak ada salahnya untuk mencoba. Kalau emang kita biasa dengan makeup yang natural, nggak ada salahnya untuk nyoba makeup yang bold dan fierce. Berlaku juga sebaliknya. Go having fun creating your own beauty!

Image result for yass gif

6. It's okay to stop playing catch up with the trend

Catching up with the trend can be exhausting. Namanya juga beauty, nggak bakal abis sehari buat dibahas. Adaaa aja update terbarunya. Saya pribadi termasuk golongan orang yang berada di poin ini. Saya tau kemampuan dan kemauan saya, termasuk dengan hal-hal yang beauty related. Untuk itu, saya nggak akan memaksakan buat ngikutin tren terbaru atau tren yang emang menurut saya nggak cocok. Take it slow aja gaeees.


7. Jangan lupa untuk selalu merawat kulit

Dari banyak hal yang saya pelajari melalui pengalaman para beauty blogger, masalah perawatan kulit bisa dibilang cukup penting untuk diperhatikan. Kalau kamu memang suka bereksperimen  dengan makeup, jangan lupa untuk merawat kulit yang jadi "kanvas"-nya. Kalau kamu memang bangga dengan kulitmu, harusnya dirawat atau at least dijaga kebersihannya dong. Selain itu, kebersihan tools makeup-mu juga harus dijaga. JANGAN MALES NYUCI BRUSH WOY. Itu teriakan buat diri sendiri sih. Soalnya nyuci brush itu mayan takes time, jadi mayan mager uga buat bersihinnya.

Image result for ok then gif

Alright, dari semua poin di atas, poin mana yang kamu udah terapkan? Kalau kamu punya poin penting lain yang bisa ditambahkan, langsung aja tulis di kolom komentar yaaa. See you on the next post!

29 comments:

ayaocha said...

Poin nomer 3 nih yang mesti dikuatkan, bukan cuma bare face, tapi muka secara keseluruhan, entah pake makeup atau engga mah saya masih takut buat ditunjukin hha

Tira Soekardi said...

wah , makasih sharingnya, kayaknya aku mah kuranh dalam pemahaman tentang kecantikan wong sehari2 cuma pakai bedak dan lipstik

Soraya Chaniifaa said...

Sebenernya aku udah dari tahun lalu bikin beauty blog. Aku juga selalu post di instagram kalau blog aku update. Tapi pas nyoba full makeup ngikutin collab komunitas yang aku ikutin, kaka aku komentar kalo aku ini norak banget. Dan yah, aku juga berpikir ini norak, akhirnya aku give up jadi beauty blogger. Tapi karena ga tahan, taun ini aku mulai lagi review-review di blog. Aku ga maksain diriku untuk ngikutin tren yang ga aku suka. Aku pengen blog aku berguna untuk rag lain tapi ingin jadi orang yang apa adanya aja, hehe. Tapi gimana ya ka, aku teh masih minder mau post upadate blog aku di instagram huhuhu T.T
Maaf ya ka panjang banget komentarnya, post kaka bikin aku jadi pengen curhat huhu

Hanifa said...

*peluuuuuuuuuk*

Apapun yang kamu suka, jangan sampe opini orang lain bikin kamu minder. Easy to say sih. Aku pun masih sering minder. Tapi ayok kita berusaha berkarya semaksimal mungkin di ranah yang emang kita suka. Tetep semangat dan terus ngeblog yaaa 😘

Hanifa said...

Harus dibiasakan sih... Kalau emang masih belum nyaman, nggak perlu dipaksakan. Tapi kalau pengen coba, go for it 😘

Hanifa said...

Iya Mak 💕

Bunda Erysha said...

Pengen fokus ke 1 niche aja ya Mba. Syukurlah sekarang mba jadi tahu apa yang mba pengenin untuk dijadikan niche blognya nanti. Walau bakal mulai lagi dari awal yang penting semamgat ya Mba

Hanifa said...

Sebenernya kalau "mulai lagi dari awal" nggak juga sih. Cuma tinggal memperbanyak konten dengan niche tersebut aja :))

Liamelqha said...

Setujuuu!! Btw foto eyeshadow paling atas kayaknya makeup revolution neutral vs newtrals yak Fa? *trus di getok pake gayung karena OOT*.

Dulu nomer 7, aku anggap enteng. Trus kulit jadi ngambek, baru deh nyadar kalau mau dipakein makeup muka juga harus dijaga, tools pun harus rutin dibersihin..:D. Nice article Fa.

agi pranoto said...

KOWE BUTUH MAKE UP PIRO? NYOH!!! NYOH!!! #budendystyle

misi juga neng~~
((revenge: complete))

Hanifa said...

Ahahahaha aku kurang paham Kak Lia. Ambil dari Pexel soalnya xD


Iyaaa yang masalah merawat kulit, jangan sampe skip! Penting bingiiits!

Hanifa said...

YEAH AKHIRNYA DIBALAS JUGAAAAAA

Priyo Harjiyono said...

Klo baca niche ini aku kudu baca pelan2 karena istilahnya banyak yang asing cuiy

Endah Kurnia Wirawati said...

saya kalau foto bare face atau pakai make up sih masih biasa aja.. yang masih belum pede kalau foto sambil megang produknya euy.. apalagi sambil ngolesin lipstick gitu.. duhh rasanyaa yaa.. pengen ketawa aja dehh..
hehehe

Hanifa said...

AHAHAHAHAHA baca niche blog beauty nggo mbak bojo po maaas?

Hanifa said...

Ahahaha senyamannya aja Mbaaaak. Kalau masih belum nyaman emang nggak perlu dipaksakan. Yang penting reviewnya lengkap :3

Muthi Haura said...

Blogku lifestyle tapi bbrapa hari trakhir lagi suka nulis soal beauty. Stuju banget mbk, mlai aja dlu nlis dr apa yg dipunya. Makasih mbk sharingnya. Salam, muthihauradotcom

turiscantik.com said...

Aku sih setuju kalau harus punya kulit yang sehat dan terawat, krn kalu kulitnya bermasalah makin parah kalau kena make up hehehe

Ursula Meta Rosarini said...

Sebelum kenal makeup kemanapun aku selalu bareface, skrg udh ga pede klo ga poles bedak minimal ahahaha, tp yg bikin aku belajar bgt itu point terakhir, penting bgt, selalu merawat kulit.

www.ursula-meta.com

Nadia A. Tahani said...

Nice. Point 7 hiks, sampai sekarang aku masih susah untuk ngurusin kanvas. Mau makeup an, muka pasti breakout. Kalau udah gitu, jadi maleeesss banget buat makeup an. Setelah breakout udah sembuh dan kanvasnya udah lumayan membaik, timbul keinginan untuk makeup an lagi. Tapi siklusnya terulang lagi haha..

www.nadiahasyir.com

Hanifa said...

Sama-sama Mbaaak. Semoga makin banyak konten beauty-nya <3

Hanifa said...

Betul... Pokoknya kebersihan "kanvas" harus diperhatikan dulu :3

Hanifa said...

Iyah dulu aku juga lack of attention di poin ke-7. Nyepelein aja gitu mentang-mentang muka pada saat itu masih oke walau cuma pake facial foam doang. Sekarang mulai aneh-aneh dan teracuniii~

Hanifa said...

Mulai dibiasain aja shaaaay~ Soalnya bagian yang merawat ini malah yang investasi. You've done a good job there on makeup. Now it's time to take care of your skin too :*

Edwina Hidayah said...

Aku termasuk yang sepenuhnya belum percaya diri pajang foto close up pada blog post. Tetapi, pelan-pelan coba post aja. Terus, aku ngga terlalu banyak review skincare karena udah setia sama brand tertentu aja, hehehe.

Hanifa said...

Malah bagus tuh kalo udah ketemu produk yang cocok buat kulit <3

Sekararum said...

Kalau dari pengalamanku yang hanya sekecuprit ini, sebenarnya poin nomer 1 justru yang paling penting. Justru produk2 "receh" yang murah dan gampang didapet di supermarket manapun adalah penyumbang pageview terbesar beauty blog ku. HA!

Hanifa said...

Mbarum: Walaupun gaya hidup mevvah, tapi produk2 receh tetap di-review dengan sungguh2 untuk memenuhi permintaan sobat sederhana ya mbuaaak 😍

Sekararum said...

Yha tentu saja aku kan shayank sama sobat2 misqinku sekalian.

Leave your comment and your blog URL, so that I can blogwalking to yours. Supaya saya bisa langsung blogwalking, tulis komentar dan URL blogmu yaaa :))

Powered by Blogger.