Berwisata Sejarah ke 3 Museum Nan Instagramable di Jogja

January 24, 2019
Jogja, selain terkenal sebagai kota budaya, juga terkenal sebagai kota pelajar. Nggak heran kalau sekarang Jogja makin padat pendatang dari luar kota yang menetap untuk menuntut ilmu di Jogja. Ilmu nggak sebatas apa yang didapatkan di Perguruang Tinggi, tapi bisa juga dari tempat-tempat lain, seperti tempat wisatanya. Walaupun tergolong kota kecil, tapi Jogja menyimpan banyak kenangan berbagai peninggalan sejarah yang patut kita ketahui.

Ngomongin tentang peninggalan sejarah, ada banyak tempat wisata sejarah yang ada di Jogja. Kalau di-list semuanya, ada berapa yha? Ah, buwanyak lah! Saya sendiri termasuk orang yang tertarik dengan wisata sejarah dan merasa kalau museum adalah salah satu pilihan tempat wisata sejarah yang tepat untuk dikunjungi.


Walau begitu, hasrat untuk eksis sebagai milenial yang peduli dengan konten media sosial juga harus terpenuhi saat berwisata. Selain dapet edukasi sejarahnya, dapet uga dong konten yang cucok untuk memperindah jagad media sosial kita. Yha, nggak? Kalau kamu emang berencana untuk ke Jogja, entah cuma sebentar atau beberapa hari dengan nginep di hotel di Jogja, berikut 3 museum di Jogja yang bisa jadi pilihan tempat wisata sejarah nan instagramable yang harus kamu kunjungi.

1. Museum Ullen Sentalu

Tempat wisata sejarah yang satu ini berada di sekitar lereng Merapi yang tepatnya berada di Jalan Boyong, Kaliurang. Di dalamnya terdapat beraneka ragam koleksi budaya Jawa peninggalan Kerajaan Mataram. Salah satu hal yang bikin saya pengen banget ke museum ini adalah deskripsi banyak teman tentang nuangsa tenang museumnya yang menyatu dengan alam pegunungan. 

Gedungnya pun dikelilingi pepohonan rimbun pepohonan yang bikin suasanya terasa makin sejuk. Kalau lapar, kita bisa langsung menuju Restoran Beukenhof yang menyediakan berbagai hidangan seperti Lobster Thermidor, Breaded Chicken Tender, dan Glazed Lamb Rack.


Untuk masuk ke dalamnya, pengunjung domestik hanya perlu membayar Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Sedangkan untuk pengunjung mancanegara hanya perlu membayar Rp 50.000 untuk dewasa dan Rp 30.000 untuk anak-anak. Museum ini dibuka pada hari Selasa – Jumat pada pukul 08.30 – 16.00 WIB dan Sabtu – Minggu pada pukul 08.30 – 17.00 WIB.

2. Museum Affandi

Pertama kali saya berkunjung ke museum ini tuh sekitar hampir 10 tahun yang lalu saat masih kelas 12 SMA. Saya dan seorang kakak sepupu merasa bingung mau berwisata ke mana saat dia sedang liburan di rumah saya. Akhirnya kami memilih untuk pergi ke museum yang lokasinya berada di Jl. Laksda Adisucipto No 167. 

Museum yang terletak di bantaran Kali Code ini memiliki arsitektur bangunan yang terbilang cukup unik. Jika diumpamakan, seperti istana negeri dongeng beratap kuncup hitam yang dibalut tanaman dan dikelilingi pepohonan rindang. Konon bangunan inilah yang menjadi tempat tinggal Affandi serta dibagun dan dirancang sendiri oleh sang maestro.

https://www.yogyes.com/en/yogyakarta-tourism-object/arts-and-culture/affandi/1.jpg

Museum Affandi dibuka Senin - Sabtu pada pukul 09.00 – 16.00 dan tutup pada Minggu dan hari libur nasional. Harga tiket untuk wisatawan lokal sejumlah Rp 25.000, wisatawan asing sejumlah Rp 50.000 dan anak-anak sejumlah Rp 10.000. Apabila ingin mendokumentasikan kunjuangan dengan kamera digital, pengunjung dikenakan biaya Rp 20.000 dan kamera ponsel sejumlah Rp 10.000.

3. Museum Benteng Vredeburg

Museum yang awal mulanya bernama Rustenburg, atau yang dalam Bahasa Belanda berarti "peristirahatan", pada akhirnya berganti nama menjadi Vredenburg yang berarti perdamaian. Penggantian nama ini dilakukan usai renovasi benteng yang rusak karena gempa bumi besar. Bentuk bangunan benteng tetap sama seperti awal dibangun meski sudah direnovasi berulang kali, yakni bujur sangkar lengkap dengan 4 bastion atau ruang penjagaan di setiap sudutnya.

Jelajah Wisata di Museum Benteng Vredeburg Jogja & Temukan Misterinya

Untuk para penggemar arsitektur, kompleks bangunan museum ini mengandung nilai sejarah yang sangat kaya. Kalau kamu penyuka sejarah, aneka diorama yang ada di dalamnya adalah hal yang tidak boleh dilewatkan. Apalagi untuk para milenial, kegiatan hunting foto sudah jadi kewajiban.

Museum Benteng Vredeburg dibuka di hari Selasa – Jumat pada pukul 08.00 – 16.00 WIB dan di hari Sabtu – Minggu pada pukul 08.00 – 17.00 WIB. Untuk harga tiketnya, pengunjung dewasa dipatok tiket seharga Rp 2.000, anak – anak seharga Rp 1.000 dan wisatawan asing seharga Rp 10.000

Nah, mumpung masih awal tahun, rencanain sekarang juga jadwal cuti kamu untuk pergi ke Jogja dan mengunjungi tempat-tempat wisata sejarah tersebut deh. Masalah mau nginep di mana, nggak perlu khawatir. Langsung aja buka webiste Pegipegi, klik menu "Hotel" dan cari hotel murah yang akan jadi penginapan kamu selama di Jogja. Pilihan harganya variatif, jadi kamu tinggal pilih aja hotel yang sesuai dengan budget liburanmu.

Klik menu "Hotel" di homepage Pegipegi

 Pilih hotel yang akan jadi tempat menginapmu di Jogja

Jadi, trip berikutnya mau ke museum apa nih di Jogja?


Photos source:
https://tripjogja.co.id/museum-ullen-sentalu/
https://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/arts-and-culture/affandi/
http://www.tribunwisata.com/2016/09/jelajah-wisata-di-museum-benteng-vredeburg-jogja-temukan-misterinya.html

1 comment:

Ade Febriyanti said...

Kayanya besok kalo pas ke sana aku harus banget ke museum affandi. Tempatnya kece

Makasih banyak atas komentar maupun kritik/saran membangun dari kamu! Mohon untuk "comment as: Name/URL" supaya saya bisa blogwalking balik yaaa. PS: JANGAN TINGGALKAN LINK DALAM BENTUK APAPUN!

Powered by Blogger.